28 Agustus 2009

The Power of Positive Thinking...

alow2 di dinding.... dah lama nih gw ga ngepost. Entah mengapa nih, beberapa hari ini, tiba2 gw terinspirasi untuk membuat post yg agak melenceng dari biasanya. tp sesuai dgn judul post kali ini, "The Power of Positive Thinking"atau kekuatan dari berpikir positif. Apa itu pikiran positif?? Kenapa kita harus berpikir positif?? Bagaimana cara agar kita bisa berpikir positif??
Jawaban dari pertanyaan itu akan gw bahas dibawah, secara singkat dan padat. Tp klo misalnya kurang jelas, silahkan ajukan pertanyaan. maap klo bahasanya agak stengah2 bgini, maklum baru lulus SMA.. hehehe.... mulai sekarang, kita mulai bahasa baku nya.


~Bab 1~ Apa itu pikiran positif??

Saya tidak akan memberikan arti langsung tentang pikiran positif, tp kalian sebagai pembaca yg akan mengartikan sendiri. Galileo berkata ”Kau tidak bisa mengajari orang apapun. Kau hanya bisa membantunya menemukan hal itu dalam dirinya sendiri”. Mungkin kita sering mendengar kata2 dari org lain, yg bernada negatif. Saya akan berikan contoh pertanyaan2 negatif yang dulu sering saya pikirkan atau diajukan ke orang lain dan juga diterima dari orang lain.

[?] "Kenapa sih komputer gw rusak terus? gw jd kluar duit terus nih gara2 bolak-balik ke toko komputer."
[?] "Ngapain sih lu bongkar2 komputer? Kurang kerjaan banget.. belajar pelajaran sekolah tuh, lebih penting.”

Setelah saya coba ingat kembali, ternyata pikiran positif itu terkadang ada hubungannya dengan proses belajar. Dan akhirnya saya menemukan jawaban dari 2 pertanyaan negatif yang dulu sering saya pikirkan. Dan kalau misalnya ada orang lain yang mengajukan pertanyaan yang sama ke saya, inilah jawaban yang akan saya lontarkan dalam pikiran positif [+] dan negatif [-] :

[?] “Kenapa sih komputer lu rusak terus? Beli komputer jelekan sih.."
[+] “bagus dong, jadi gw bisa belajar dari teknisi di toko komputer. Klo sewaktu2 rusak dgn masalah yg sama, gw ga perlu balik lagi. hahaha..”
[-] “ga tau nih. Bodo amat. Yang penting punya.”
[=] Nah, di jawaban pikiran positif [+], saya bisa memahami dan belajar mengatasi masalah tersebut. Tetapi, pada pikiran negatif, biasanya orang cenderung cuek dan malas mengatasi masalah tersebut. Tidak hanya 2 pikiran itu saja, kebanyakan orang memiliki pikiran negatif yg disertai pikiran positif. Orang dengan pikiran seperti ini, biasanya menjadi seperti orang yang berpikiran positif. Jadi meskipun dia tidak senang dengan masalah itu, dia akan berusaha menyelesaikan masalah tersebut.

[?] Setiap komputer saya bermasalah, selalu saya bongkar dan coba pecahkan sendiri masalahnya. Dan akhirnya, ada beberapa orang teman yang bertanya "Ngapain sih lu bongkar2 komputer? Kurang kerjaan.. belajar pelajaran sekolah tuh, lebih penting.” Saya pun diam dan tidak mau menjawabnya. Sampai pada akhirnya, salah seorang teman saya -yang dulu berkata seperti itu- komputernya rusak, lalu bertanya kepada saya. Singkat cerita, saya berhasil membetulkan komputernya. Dan akhirnya, dia berkata “wah, jago jg lu. Belajar darimana?” saya menjawab “belajar sendiri kok.”
[=] Dari sini, saya pun akhirnya mengerti, bahwa setiap masalah pasti berguna untuk kehidupan kita kelak.

Mungkin 2 contoh pertanyaan diatas, masih kurang anda mengerti. Saya akan berikan 1 pertanyaan, dan silahkan anda cari jawabannya.
[?] “Kenapa kita belajar berjalan sewaktu kecil? Toh lebih enak digendong dan tidur-tiduran di kasur, daripada harus berjalan kesana kemari yang membuat kita capek.”

Inilah pikiran saya dari pertanyaan diatas:
Kalau dulu saya tidak belajar berjalan, mungkin sekarang saya menyusahkan orang karena harus menggendong saya kesana-kemari. Mungkin orang bisa memahami ketika kaki saya belum kuat menopang berat badan atau jika saya cacat atau lumpuh. Tetapi kalau kaki saya normal, apakah orang lain mau terus-terusan menggendong saya? Bagaimana jika tidak ada orang yang mau menggendong saya? Orang cacat yang tidak mempunyai kaki saja bisa berjalan (meskipun dengan tangan). Masa saya yang punya kaki normal, tidak bisa berjalan???

“Secara tidak sadar, ketika kita masih kecil, kita bisa memikirkan masa depan. Tetapi, ketika kita tumbuh besar, ada orang-orang yang hanya sedikit memikirkan masa depannya.”


~Bab 2~ Kenapa kita harus berpikir positif??
Karena dengan berpikir positif, kita mendapat banyak keuntungan. Salah satu keuntungan yang bisa didapat adalah melatih emosi. Dengan berpikir positif, kita bisa mengendalikan emosi kita supaya tetap tenang dan sabar dalam menghadapi masalah. Tapi, jika kita selalu berpikir negatif di setiap masalah, kita akan diliputi rasa marah. Dan pada banyak kasus, marah tidak akan menyelesaikan masalah. Saran saya, usahakan di setiap masalah apapun dengan orang lain, usahakan anda mendengar langsung alasan mengapa dia bermasalah dengan anda. Jangan mendengarkan kata-kata negatif dari orang lain, kecuali orang itu memberikan saran atau pendapat positif. Pikiran positif juga berguna di sektor lain, seperti dunia usaha, karir, dan cita-cita anda. Bahkan ada orang yang mengatakan bahwa kunci kebahagiaan adalah berpikir positif.

“Seorang Intelektual adalah orang yang pikirannya menjaga pikirannya sendiri.” Albert Camus


~Bab 3~ Bagaimana cara agar kita bisa berpikir positif??
Sebenarnya, saya hanya mengetahui 1 cara agar kita bisa berpikir positif. Yaitu dengan “Selalu bersyukur”. Ingat!! Selalu Bersyukur, bukan Banyak Bersyukur. “Apa bedanya Selalu Bersyukur dengan Banyak Bersyukur? Yang penting kan, sama-sama bersyukur..”
Banyak bersyukur berarti kita dituntut untuk banyak-banyak bersyukur. Memang ketika kita sedang senang, kita banyak bersyukur. Bagaimana kalau kita sedang sedih atau punya masalah besar? Banyak orang pada keadaan seperti ini, memiliki pandangan atau pikiran negatif. Dan pikiran negatif itu membuat kita malah menghujat atau menyelesaikan masalah dengan emosi. Karena itulah, kita harus Selalu bersyukur. Selalu bersyukur berarti kita wajib bersyukur dalam segala kondisi. Baik itu ketika kita sedang dalam keadaan baik atau buruk.

“Tidak ada yang baik atau buruk, tetapi pemikiranlah yang membuatnya demikian.” William Shakespeare



Maka dari itu, ingatlah dua hal ketika kita mulai berpikir negatif."Anda adalah apa yang anda pikirkan" dan Bahwa banyak orang lain di dunia ini, yang nasibnya lebih sial daripada anda. Dan jika anda memiliki suatu masalah, ingatlah
“Bukan masalah-masalahmu yang mengganggumu, tetapi cara Anda memandang masalah-masalah itu. Semuanya bergantung pada cara Anda memandang sesuatu” . Arthur Schopenhauer


“Berpikirlah secara positif, maka kamu akan mendapatkan banyak manfaat dan pelajaran.”

Semoga anda bisa menerapkan pikiran positif dalam hidup anda. Be Positive!!!

PS: Post ini masih banyak kekurangan. mungkin akan saya update untuk ke depannya. Terima kasih.

0 Oscar Award:

Posting Komentar